Belajar Simple Present Tense

Apakah Simple Present Tense Itu?

Belajar Simple Present Tense Belajar Simple Present Tense

Setelah membahas berbagai macam tenses secara sekilas pada artikel Mengenal Bentuk-Bentuk Tenses yang lalu, pada artikel kali ini kita akan cari tahu apa sih Simple Present Tense itu?

Jika kita akan menyatakan suatu aktifitas atau pekerjaan kita atau suatu peristiwa yang mana aktifitas atau peristiwa itu terjadi pada waktu sekarang ini dalam bentuk yang sederhana maka kita harus menggunakan bentuk Simple Present Tense.

Simple Present Tense juga harus kita gunakan untuk menyatakan peristiwa atau aktifitas yang terjadi secara rutin atau menjadi kebiasaan.

Pattern/Pola Untuk Simple Present Tense

  • Kalimat Verbal Positif (Kalimat positif yang predikatnya adalah kata kerja (verb) )

Subject + verb 1

Catatan:

  1. Verb 1 adalah kata kerja bentuk ke-1
  2. Untuk subject: he/she/it/name kata kerjanya diberi tambahan “s/es”.

Contoh:

  1. I always go to the market every morning.
  2. He usually starts to go to school at eleven a.m.
  3. They regularly do the exercise every morning.
  4. Once a year, she goes to visit her grandmother in Jakarta.
  5. Once a year, Amy goes to visit her grandmother in Jakarta.
  •  Kalimat Verbal Negatif (Kalimat negatif yang predikatnya adalah kata kerja (verb) )

Subject + do/does + not + verb 1

Catatan:

  1. Verb 1 adalah kata kerja bentuk ke-1
  2. Untuk subject: he/she/it/name maka kata kerja yang diberi tambahan “s/es” pada kalimat positif berubah bentuk menjadi dihilangkan “s/es”-nya.
  3. “Do not” bisa dituliskan menjadi “Don’t”, digunakan untuk subject “I/we/you/they”
  4. “Does not” bisa dituliskan menjadi “Doesn’t”, digunakan untuk subject “he/she/it/name”

Contoh:

  1. I do not/I don’t go to the market every morning.
  2. He does not/He doesn’t start to go to school at eleven a.m.
  3. They do not/They don’t do the exercise every morning.
  4. She does not/She doesn’t go to visit her grandmother in Texas every winter.
  5. Anna does not/Anna doesn’t go to visit her grandmother in Texas every winter.
  •  Kalimat Non-Verbal Positif (Kalimat positif yang predikatnya bukan kata kerja)

Subject + be+ noun/adjective/preposition/adverb

Catatan:

  1. Untuk subject “I”, “be” yang digunakan adalah “am”.
  2. Untuk subject “we/you/they”, “be” yang digunakan adalah “are”.
  3. Untuk subject “he/she/it/name”, “be” yang digunakan adalah “is”.

Contoh:

  1. I am a bodyguard of that actress.
  2. He is a smart boy.
  3. They are in the class room now.
  4. Linda is a polite girl.
  •  Kalimat Non-Verbal Negatif (Kalimat negative yang predikatnya bukan kata kerja)

Subject + be+ not + noun/adjective/preposition/adverb

Catatan:

  1. Untuk subject “I”, “be” yang digunakan adalah “am”.
  2. Untuk subject “we/you/they”, “be” yang digunakan adalah “are”.
  3. Untuk subject “he/she/it/name”, “be” yang digunakan adalah “is”.
  4. “are not” bisa dituliskan menjadi “aren’t”.
  5. “is not” bisa dituliskan menjadi “isn’t”.

Contoh:

  1. I am not a bodyguard of that actress.
  2. He is not/He isn’t a smart boy.
  3. They are not/They aren’t in the class room now.
  4. Linda is not/Linda isn’t a polite girl.

Kapan Kita Menggunakan Simple Present Tense?

  • Saat kita menyatakan suatu kebiasaan atau aktifitas rutin.

Contoh:

  1. Amy goes to her shop every 7 o’clock in the morning.
  2. Mrs. Sandra gets in the class every 8.30 am.
  3. Usually, I help my wife to prepare the breakfast every morning.
  • Pada saat menyatakan suatu kejadian yang sudah terjadi secara umum dan dimaklumi oleh semua orang.

Contoh:

  1. The sunrise is at the east.
  2. The sunset is at the west.
  • Saat kita melakukan permintaan atau perintah terhadap orang lain.

Contoh:

  1. The English teacher tells us to perform the conversation.
  2. The directors want all of us to work harder.

Apakah Time Signal Itu?

Time signal adalah tanda waktu yang khusus digunakan untuk menyatakan suatu aktifitas/kejadian/peristiwa terjadi dalam suatu bentuk tenses tertentu.

Mengenal Time Signal Pada Simple Present Tense

Every…Setiap…
Every minute
Setiap menit
Every hourSetiap jam
At 10 o’clockPada jam sepuluh tepat.
Once a daySekali sehari
Twice a weekSekali seminggu
AlwaysSelalu
UsuallyBiasanya
Regularly
Secara rutin
OftenSering
NormallyBiasanya
CommonlyUmumnya
SometimesKadang-kadang
GenerallyUmumnya
OccasionallyKadang-kadang
ScarcelyJarang
RarelyJarang
SeldomJarang
BarelyJarang
Etc...

 Contoh:

  1. The English teacher usually starts the class by greetings to the students.
  2. Sometimes, Mrs. Marie gives us the homework.
  3. Twice a day, the line 11 bus gets the downtown.

Mengenal Bentuk-Bentuk Tenses

Apakah Tenses itu?

Mengenak Jenis Jenis Tenses Mengenal Bentuk Bentuk TensesPada Bahasa Inggris, tenses adalah bentuk-bentuk waktu yang memegang peranan penting untuk menunjukkan kapan waktu pelaksanaan suatu aktifitas/kejadian pada suatu kalimat (sentence) atau suatu frasa (phrase). Petunjuk kapan suatu aktifitas/kejadian dilakukan bisa ditemukan pada berbagai perubahan kata kerja dan juga tanda waktu (time signal) pada kalimat atau frasa tersebut.

Sekilas Pandang Tentang Berbagai Bentuk Tenses

Para ahli grammar membagi tenses ke dalam kelompok-kelompok dengan didasarkan atas waktu aktifitas/kejadian dan juga berdasarkan sifat aktifitas/kejadian.

Jika dibagi berdasarkan waktu aktifitas/kejadian maka kita akan mendapatkan 4 jenis tenses, yaitu:

  1. Present Tenses: Bentuk tenses ini digunakan untuk menunjukkan aktifitas/kejadian yang sedang terjadi atau sedang dilakukan.
  2. Past Tenses     : Bentuk tenses ini berguna untuk menjelaskan aktifitas/kejadian yang sudah terjadi atau sudah dilakukan.
  3. Future Tenses  : Bentuk tenses ini berfungsi untuk menunjukkan bahwa suatu aktifitas/kejadian itu dilakukan pada waktu yang akan datang.
  4. Past Future Tenses: Bentuk tenses ini digunakan untuk menjelaskan waktu pelaksaan suatu aktifitas/kejadian yang akan terjadi di masa lampau.

Sedangkan jika dibagi berdasarkan sifat aktifitas/kejadian maka kita juga akan mendapatkan 4 jenis tenses pula, yaitu:

  1. Simple Tenses                         : Bentuk tenses ini berfungsi untuk menjelaskan bahwa suatu aktifitas/kejadian adalah bersifat umum dan tidak sedang dalam proses.
  2. Continuous Tenses                  : Bentuk tenses ini menjelaskan bahwa suatu aktifitas/kejadian sedang dalam proses pelaksanaan.
  3. Perfect Tenses                         : Bentuk tenses ini menunjukkan aktifitas/kejadian yang sudah selesai dilaksanakan.
  4. Perfect Continuous Tenses   : Bentuk tenses ini digunakan untuk menjelaskan suatu aktifitas/kejadian yang telah dimulai pada suatu waktu tertentu dan masih berlangsung pada saat itu.

Dengan melakukan kombinasi dari faktor waktu kejadian dan sifat kejadian maka kita akan mendapatkan 16 bentuk tenses di bawah ini:

       I. Present Tenses

  1. Simple Present Tense
  2. Present Continuous Tense
  3. Present Perfect Tense
  4. Present Perfect Continuous Tenses

    II. Past Tenses

  1. Simple Past Tense
  2. Past Continuous Tense
  3. Past Perfect Tense
  4. Past Perfect Continuous Tenses

III. Future Tenses

  1. Simple Future Tense
  2. Future Continuous Tense
  3. Future Perfect Tense
  4. Future Perfect Continuous Tenses

IV. Past Future Tenses

  1. Simple Past Future Tense
  2. Past Future Continuous Tense
  3. Past Future Perfect Tense
  4. Past Future Perfect Continuous Tenses

Sudah pusing ya melihat 16 kombinasi bentuk tenses itu? Tenang saja bro, gak serumit pelajaran sains membuat roket kok J Belajar Bahasa Inggris itu menyenangkan kok J

Pada artikel berikutnya saya akan mencoba berbagi penjelasan ringkas mengenai masing-masing bentuk tenses di atas tersebut. Penjelasan berikutnya akan saya mulai dari artikel Belajar Simple Present Tense. Silahkan mengikuti.